Rabu, 17 Mei 2017

Topologi Jaringan

       I.            Topologi Jaringan
Topologi adalah bentuk koneksi fisik untuk menghubungkan setiap node pada sebuah jaringan (menghubungkan komputer satu dengan yang lainnya). Pada sistem LAN terdapat tiga topologi utama, yaitu topologi Bus, Ring, dan Star. Kemudian topologi jaringan ini berkembang menjadi topologi Tree, Mesh dan topologi Wireless.
a.      Topologi Bus
Topologi bus sering disebut juga topologi backbone, di mana ada sebuah kabel coaxial (media transmisi) dibentang dari ujung ke ujung, kemudian kedua ujung ditutup dengan terminator/terminating-resistance yang berupa tahanan listrik ±60 ohm. Transmisi data dalam kabel bersifat full duplek, dan broadcast, semua terminal bisa menerima transmisi data. Karena setiap segmen (bentang) kabel ada batasnya maka diperlukan repeater untuk menyambungkan segmen-segmen kabel.
                                       i.          Kelebihan topologi bus
·         Instalasi dan biaya relatif lebih murah
·         Kerusakan satu komputer client tidak akan mempengaruhi komunikasi
                                     ii.          Kelemahan topologi bus
·         Jika kabel utama atau backbone putus, maka komunikasi gagal.
·         Bila kabel utama sangat panjang, maka pencarian gangguan menjadi sulit.

·         Kemungkinan akan terjadi tabrakan data/data collision apabila banyak client yang mengirim pesan data ini akan menurunkan kecepatan komunikasi.