I.
Topologi Jaringan
Topologi
adalah bentuk koneksi fisik untuk menghubungkan setiap node pada sebuah
jaringan (menghubungkan komputer satu dengan yang lainnya). Pada sistem LAN
terdapat tiga topologi utama, yaitu topologi Bus, Ring, dan Star. Kemudian topologi
jaringan ini berkembang menjadi topologi Tree, Mesh dan topologi Wireless.
a.
Topologi Bus
Topologi
bus sering disebut juga topologi backbone, di mana ada sebuah kabel coaxial
(media transmisi) dibentang dari ujung ke ujung, kemudian kedua ujung ditutup
dengan terminator/terminating-resistance yang berupa tahanan listrik ±60 ohm.
Transmisi data dalam kabel bersifat full duplek, dan broadcast, semua terminal
bisa menerima transmisi data. Karena setiap segmen (bentang) kabel ada batasnya
maka diperlukan repeater untuk menyambungkan segmen-segmen kabel.
i.
Kelebihan
topologi bus
·
Instalasi dan
biaya relatif lebih murah
·
Kerusakan satu
komputer client tidak akan mempengaruhi komunikasi
ii.
Kelemahan
topologi bus
·
Jika kabel utama
atau backbone putus, maka komunikasi gagal.
·
Bila kabel utama
sangat panjang, maka pencarian gangguan menjadi sulit.
·
Kemungkinan akan
terjadi tabrakan data/data collision apabila banyak client yang mengirim pesan
data ini akan menurunkan kecepatan komunikasi.